Kamis, 31 Juli 2014

Teruntuk Kamu; Tuan Pencurah Kasih Sayang-Nya


Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Sama seperti aku, sedalam apa aku menyembunyikan perasaan, akan muncul juga ke permukaan. Kebohongan tak kan pernah bisa bertahan meski mati-matian diusahakan untuk terus ditutup-tutupi kebenarannya. Apalagi soal "rasa" yang telah bersarang lebih dari satu lustrum.

Paranoid yang dulu ku pikir tak (mungkin) terjadi.

Paranoid akan kehilangan pasti akan datang seiring dengan berjalannya hubungan. Ku pikir (dulu) paranoid itu tak a.an ku rasakan. Karena  ku pikir aku akan mengakhiri semuanya denganmu. Namun sayang, Tuhan belum mengizinkan itu. Toh aku yakin, Tuhan memiliki rencana yang indah pada suatu saat nanti.

Kehilangan; satu kata yang membuat paranoid orang dalam menjalin hubungan. Memang benar semua akan kembali pada-Nya. Entah itu karena takdir atau maut yang dapat datang kapan pun dan kesiapa pun.



Ah, terlalu tinggi harapanku. Jauh melampaui batas Sang Kuasa.

Katamu, ketulusan cinta adalah mencintai seseorang yang tak sempurna dengan cara sempurna. Hmmm, berarti manusia banyak polah tingkah sepertiku masih dapat merasakan ketulusan cinta bukan? Apalagi dari seseorang yang kurang lebih satu windu telah mengisi hari-hari menjadi berseri.

Tak salah bukan jika aku menginginkan (lagi) kenyamanan dimanja olehmu? 

Wajar kan?

Saat ini hanya rapelan doa dan sujud ku pada-Mu yang paling mujarab.

Sudah hari ke-8 setelah semuanya berubah. Namun, ada satu rasa yang tidak akan (pernah) berubah; rindu. Semestinya aku membiarkan rindu itu pergi meninggalkanku begitu saja. Namun sayang, hati kecil ini tak bisa berbohong. Toh sepandai-pandainya ia berbohong pasti akan terbongkar jua. Seharusnya aku tak membiarkanmu berlalu lalang-kalang kabut, rindu.

Hanya dengan rapelan doa  setiap aku bersujud pada-Nya aku menitipkan mu, Rindu. Menyerahkan segalanya demi kebaikanmu.


310714~Jika kita memang berjodoh, pasti kita akan bertemu kembali. Untuk itu aku hanya titip rapelan doa setiap ku bersujud kepada-Nya.