Selasa, 30 April 2013

Bayangan

Dalam sebuah doa yang kau lantukan dengan kasidah duka abadi. hingga malam datang, bulan mengajakmu bertamasya bersama mimpi-mimpi indahmu. mengelilingin kkota-kota sibuk penuh akan suara hiruk pikuk jalanan yang memasuki gang-gang gelap dan tenda-tenda remang yang menyeruak aroma parfum bercampur air selokan.

Angin menarik-narik rambutmu yang tergerai indah, seraya menghentikan langkah malam ini, untuk melihat wajah-wajah tak berdosa dalam bingkai foto.

Tapi kau harus tetap berjalan mengikuti derap bulan. demi hari esok dan demi harapan-harapan dan kau membiarkan kenangan masa lalu hilang bersama hentakan waktu. pepatah dan wasiat sulit kau biarkan mengambang menjadi angan-angan, karena zikir munajat di jalan takdir, maka semua jalan akan tetap sama menjadi angan-angan.

Aku berjalan bersama dengan kebaikan dan kau berjalan dengan keburukan. aku tak pernah tau, kenapa kau tak pernah mengisi tubuhmu yang mati? karna sesungguhnya kau terlahir dari kepedihan api dan bayangan. maka, jalan hidupmu penuh akan rintangan.


Senin, 08 April 2013

Rindu yang tak berkesudahan ♥

Pada akhirnya, perjalanan panjang tak bisa memahamkan : tak ada seorang pun yang ku rindu, kecuali dirimu. Tak akan pernah bisa ku tuliskan alasan apa yang membuatku begitu merindukan mu. Namun, aku hanya bisa mengatakan bahwa dirimu lah yang paling sempurna dalam hidupku.

Tak jera! Dia gelitik cacian dan makian tentangku, untuk membuatku jatuh ke dalam jurang yang penuh akan kemunafikannya. Aku tak kan pernah jera. Aku percaya di dunia ini tidak hanya ada dia saja. Melainkan, masih ada kamu yang membuatku bangkit. Bangkit lagi, lagi, dan lagi dari bejananya yang membunuhku.

Sungguh beruntung! ada kamu yang menghadirkan sebuah potongan mozaik hidup dan sebuah kenangan dalam sebuah waktu yang menemaniku dalam rindu. Rindu yang tak pernah berkesudahan. Rindu yang tak akan pernah habis di telan masa. Dan rindu bersama mu lagi, mengukir kisah bersama indah nya alam.

Ini yang tertulis di wajahku saat ini : ada rindu untuk mu! Entah sudah berapa ratus peluk mu padaku. Mengeratkan rindu dan kenangan tentangmu dalam kemegahan perasaan. Tentangmu yang tak mampu ku tepikan, apalagi ku lupakan. Tentangmu yang setia ku jaga dan ku simpan rapi di sudut hati terdalam. Inilah yang tertulis di hatiku : aku menyanyangi mu kawan :D