2
tahun 2 bukan 22 hari yang lalu, seorang jiwa muda yang tak tau apa-apa mulai
mengenal makna dari sebuah cinta. Cinta yang diberikan seseorang kepadanya
tepat pada usiannya yang ke 10 tahun.
Ya, 10 tahun.. Bukankah belum waktunya seorang jiwa muda berusia 10
tahun sudah mulai mengenal makna sebuah cinta? Mungkin semua orang akan
menjawab tidak.
Awal
dari semua itu
yang
diturunkan-Nya untuknya. Adam itu telah mengajarkannya tentang banyak hal.
Mulai dari arti sebuah hidup sampai arti sebuah berjuang. Mengajarkannya
tentang arti sebuah kedewasaan, tentang
arti sebuah ketegaran hidup, dan arti
sebuah kesabaran untuk menerima segalanya. Adam ini pula yang mengajarkannya
tentang sebuah makna cinta. Ya, arti sebuah cinta.. Mungkin belum saatnya
seorang jiwa muda yang akan menginjak 10 tahun mulai mengenal sebuah arti cinta.
Namun, apa daya ia sudah mengenalnya. Ini bukan berti ia terjerumus ke
pergaulan bebas. Namun, karena zaman yang semakin maju dan perkembangan
teknologi informasi yang semakin pesat.
**
Mereka berdua bagaikan air
dan api yang disatukan. Mereka sangatlah berbeda dan bertolak belakang. Namun,
karena kuasa-Nya mereka bisa bersatu. Bersatu untuk saling melengkapi, saling
mengerti, dan saling berbagi pengalaman yang pernah mereka rasakan masing-masing.
Sebuah keajaiban yang tak akan pernah dimengerti oleh seorang manusia atas
kuasa-Nya yang dapat mengubah segalanya menjadi indah. Menjadi sebuah kenangan
manis yang selalu terukir indah di hati mereka masing-masing. Yang akan selalu
mereka bawa kemana-mana saat pergi. Dan selalu mereka kenang sampai akhir hayat
ini.
Dan pada akhirnya semua kembali
seperti semula
Dulu, dua jiwa melebur jadi
satu. Namun, itu sudah sirna. Sirna menjadi butiran debu yang hilang
diterbangkan sang angin malam. Yang tersisa kini hanyalah luka. Luka yang
sangat membekas, yang sangat menggores hati kecil ini. Hati yang seharusnya belum
merasakan sakit yang begitu dalam, harus merasakannya. Apa salah ku? Aku
hanyalah seorang insan muda yang ingin mengetahui arti cinta. Bukan, seorang
wonder woman yang kuat menerima sakit. Sakit yang teramat dalam.
Apakah kamu tau? Hati kecil
ini berteriak meminta tolong. Meminta tolong untuk melupakan semua kenangan
indah yang selalu teringat jelas dalam pikiran ku dan selalu terukir indah di
hatiku. Dan pada akhirnya ada seorang Adam yang diturunkan-Nya untuk ku. Untuk
membantuku melupakan semua itu. Membantu ku menjadi orang yang lebih berarti
dan lebih berarti di mata orang lain. Dan dia memberikan ku kebahagian. Membuat
ku bisa tersenyum senang seperti saat kita bersama dulu. Saat semua masih
indah. Bukan, seperti sekarang.
Sekarang, telah hancur lebur berkeping-keping menjadi debu yang tak guna.