Sabtu, 05 Januari 2013

Mengenal cinta



2 tahun 2 bukan 22 hari yang lalu, seorang jiwa muda yang tak tau apa-apa mulai mengenal makna dari sebuah cinta. Cinta yang diberikan seseorang kepadanya tepat pada usiannya yang ke 10 tahun.  Ya, 10 tahun.. Bukankah belum waktunya seorang jiwa muda berusia 10 tahun sudah mulai mengenal makna sebuah cinta? Mungkin semua orang akan menjawab tidak.

Awal dari semua itu

yang diturunkan-Nya untuknya. Adam itu telah mengajarkannya tentang banyak hal. Mulai dari arti sebuah hidup sampai arti sebuah berjuang. Mengajarkannya tentang arti  sebuah kedewasaan, tentang arti sebuah  ketegaran hidup, dan arti sebuah kesabaran untuk menerima segalanya. Adam ini pula yang mengajarkannya tentang sebuah makna cinta. Ya, arti sebuah cinta.. Mungkin belum saatnya seorang jiwa muda yang akan menginjak 10 tahun mulai mengenal sebuah arti cinta. Namun, apa daya ia sudah mengenalnya. Ini bukan berti ia terjerumus ke pergaulan bebas. Namun, karena zaman yang semakin maju dan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
**
Mereka berdua bagaikan air dan api yang disatukan. Mereka sangatlah berbeda dan bertolak belakang. Namun, karena kuasa-Nya mereka bisa bersatu. Bersatu untuk saling melengkapi, saling mengerti, dan saling berbagi pengalaman yang pernah mereka rasakan masing-masing. Sebuah keajaiban yang tak akan pernah dimengerti oleh seorang manusia atas kuasa-Nya yang dapat mengubah segalanya menjadi indah. Menjadi sebuah kenangan manis yang selalu terukir indah di hati mereka masing-masing. Yang akan selalu mereka bawa kemana-mana saat pergi. Dan selalu mereka kenang sampai akhir hayat ini.


Dan pada akhirnya semua kembali seperti semula

Dulu, dua jiwa melebur jadi satu. Namun, itu sudah sirna. Sirna menjadi butiran debu yang hilang diterbangkan sang angin malam. Yang tersisa kini hanyalah luka. Luka yang sangat membekas, yang sangat menggores hati kecil ini. Hati yang seharusnya belum merasakan sakit yang begitu dalam, harus merasakannya. Apa salah ku? Aku hanyalah seorang insan muda yang ingin mengetahui arti cinta. Bukan, seorang wonder woman yang kuat menerima sakit. Sakit yang teramat dalam.

Apakah kamu tau? Hati kecil ini berteriak meminta tolong. Meminta tolong untuk melupakan semua kenangan indah yang selalu teringat jelas dalam pikiran ku dan selalu terukir indah di hatiku. Dan pada akhirnya ada seorang Adam yang diturunkan-Nya untuk ku. Untuk membantuku melupakan semua itu. Membantu ku menjadi orang yang lebih berarti dan lebih berarti di mata orang lain. Dan dia memberikan ku kebahagian. Membuat ku bisa tersenyum senang seperti saat kita bersama dulu. Saat semua masih indah. Bukan,  seperti sekarang. Sekarang, telah hancur lebur berkeping-keping menjadi debu yang tak guna.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar