Pada akhirnya, perjalanan panjang tak bisa memahamkan : tak ada seorang pun yang ku rindu, kecuali dirimu. Tak akan pernah bisa ku tuliskan alasan apa yang membuatku begitu merindukan mu. Namun, aku hanya bisa mengatakan bahwa dirimu lah yang paling sempurna dalam hidupku.
Tak jera! Dia gelitik cacian dan makian tentangku, untuk membuatku jatuh ke dalam jurang yang penuh akan kemunafikannya. Aku tak kan pernah jera. Aku percaya di dunia ini tidak hanya ada dia saja. Melainkan, masih ada kamu yang membuatku bangkit. Bangkit lagi, lagi, dan lagi dari bejananya yang membunuhku.
Sungguh beruntung! ada kamu yang menghadirkan sebuah potongan mozaik hidup dan sebuah kenangan dalam sebuah waktu yang menemaniku dalam rindu. Rindu yang tak pernah berkesudahan. Rindu yang tak akan pernah habis di telan masa. Dan rindu bersama mu lagi, mengukir kisah bersama indah nya alam.
Ini yang tertulis di wajahku saat ini : ada rindu untuk mu! Entah sudah berapa ratus peluk mu padaku. Mengeratkan rindu dan kenangan tentangmu dalam kemegahan perasaan. Tentangmu yang tak mampu ku tepikan, apalagi ku lupakan. Tentangmu yang setia ku jaga dan ku simpan rapi di sudut hati terdalam. Inilah yang tertulis di hatiku : aku menyanyangi mu kawan :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar